Ketika upacara pengundangan senja tadi, tamu tak diundang datang dengan wajah yang tak lagi ku kenal. Aku tak sanggup menerawangi sosoknya, yang aku tahu dia memakai kemeja kuning. Cerah, namun tak secerah mood ku untuk melihatnya. Seharusnya nyanyian si Maudy Ayunda yang berjudul Tahu Diri dikumandangkan waktu itu.
Sunday, January 27
Sunday, December 16
Hujan Desember
Hari-hari lain di bulan Desember, lembab, sama seperti tahun lalu. Bulan ini, nimbus selalu bekerja lembur. Jalanan digenangi air hujan, selalu, setiap harinya.
Senja tadi warna oranyenya dipadukan dengan lembutnya kabut, dengan dinginnya rintik-rintik hujan, dengan bau segar tanaman rindang - Suasana romantis untuk menyambut malam.
Cobalah untuk menari di bawah dentuman air hujan, menarilah bagai angsa putih. Kepakan sayap untuk terbang menuju kebebasan. Menarilah hingga bulan menunjukan cahayanya, di malam ini.
Hujan Desember ini menjadi obat penenang.
Wednesday, November 14
48 detik
Aku tahu dan sungguh aku mengerti, kita hanya cemburu dengan mereka yang mendapat kebahagiaan lebih. Dan memang aku cemburu atas dia, dia, dia yang duduk berdampingan di kursi taman, berbincang dan tentu mendapat kebahagiaan lebih. Aku ingin kembali seperti itu. Tapi entah, aku belum siap. Nyawa untuk mencintai tiba-tiba mati.
Thursday, November 8
Hari ini, kita saling menatap.
Hari ini, aku dan dirimu, kita, tak seperti biasa. Mata kita saling menatap, hati kita saling berbicara, namun tak ada yang berani berucap. Kita saling berhadapan, kita pula yang saling diam. Bukan egois, tapi memang aku tak mau memulai. Bukannya malu, tapi hanya tak ingin mengulang kesalahan. Bukan juga takut, hanya belum siap menerima hujatan kembali.
Aku terkunci oleh mu. Jika dirimu diam aku akan diam, bahkan hilang. Jika dirimu menyapa, aku akan memuji.
Aku mengerti, bahkan merasa, bahwa kecanggungan kita teramat samar. Tentang sapaan yang sulit tersampaikan, tentang lambaian tangan yang berat untuk terangkat dan tentang aku dan dirimu yang rumit atas kecanggungan.
Siapa yang akan menjawab atas apa yang menjadi kecanggungan kita di hari ini ? Hingga dirimu tak mencoba mengembangkan senyuman.
Jika semua ini hanya hayalan ku, bangunkan aku, mungkin aku terlalu percaya pada mereka yang menjadi hayalan ku. Jauhi aku karena aku tahu dirimu menyadari telah bermain peran dalam hayalan ku.
Subscribe to:
Posts (Atom)
