Ada yang sedang berjalan pulang
Kakinya setapak demi setapak memotong jarak
Menginjak kembali jejak saat hilang
Sepotong maaf dibawanya ringan berarak
Ada rumah yang lama ditinggalkan
Hingga pintunya lupa untuk terbuka
Ruang didalamnya meringkuk kedinginan
Membuat kaca jendelanya beruap duka
Ada yang sedang pulang ke rumah
Memilah kunci yang Ia lupa wujudnya
Ada rumah untuk pulang
Meski pintunya terkunci dari dalam

jamilah uswatun hasanah
ReplyDeletehttp://www.ellunarpublisher.com/2016/05/lomba-menulis-puisi-cerpen-dan-novel.html
ReplyDelete8 agustus lah so sad, bikin line lagi napa yog, ga ada temen share video
DeleteThis comment has been removed by the author.
Deletei said, percuma delete komen wkwk keliatan. Unknown mana lagi yang rajin banget view blog ku unch
DeleteThis comment has been removed by the author.
Deleteunknown mana lagi yang tiap ngepost ngomen, ya ada lah notifnya. kaya orang gila ih bales komen yang didelete
DeleteThis comment has been removed by the author.
Delete